Peresmian Rumah Baca HOS Tjokroaminoto

Rumah Baca HOS Tjokroaminoto Sekolah Alam Anak Saleh Tarumajaya yang merupakan inisiasi Abang Mpok Kab. Bekasi melalui kegiatan Harmoni Bhakti Abang Mpok Kab. Bekasi 2015 diresmikan oleh Hamdan Zoelva, Ketua Mahkaman Konstitusi periode 2013-2015 pada Minggu (22/02/2015).

Hadir pada kesempatan ini, UrbanCikarang kali pertama menjejakkan kaki di Sekolah Alam Anak Saleh Tarumajaya yang berlokasi di Perumahan Villa Mutiara Gading Blok E, Desa Setia Asih, Kecamatan Tarumajaya yang menjadi kecamatan paling utara di Kab. Bekasi. Sekolah Alam Anak Saleh merupakan sekolah bagi anak-anak dhuafa disekitar Tarumajaya. Digawangi Agustian @ojeksufi sekolah ini hadir untuk anak-anak yang terpinggirkan atau termarjinalkan. Termarjinal bukan berarti tidak bisa berprestasi, justru anak-anak Bekasi ini mampu menorehkan prestasi dikancah internasional.

Diantaranya di Malaysia dan Korea, anak-anak ini diundang menjadi pembicara bahkan menjadi dosen tamu bagi mahasiswa universitas di luar negeri. Bahkan banyak tamu-tamu dari dunia pendidikan internasional hadir ke sekolah ini untuk mempelajari kurikulum berbasis alam dan budaya yang dianut di sekolah ini.

Memiliki gedung seadanya dengan beberapa lokal dengan dana PNPM Mandiri dan keterbatasan sarana tidak menyurutkan semangat anak-anak ini untuk terus belajar dan berprestasi. Read more

Jambore relawan sekolah raya digelar

Jejaring Penggiat Kemanusiaan dan Pendidikan Berbasis Alam dan Budaya gelar Jambore Relawan di Kantor Desa Segarajaya Jln Tarumajaya, Kec. Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Minggu (14/9).

 

http://1.bp.blogspot.com/-PF_c_Rn3pLo/U_58D7DMpyI/AAAAAAAASc0/2ZTPBJl6Xi8/s320/relawansekolahraya.jpg
H. Agustian salah satu Penggagas Kegiatan Kemanusiaan Pendidikan Berbasis Alam dan Budaya mengatakan,  kegiatan ini bertujuan guna mendesain kurikulum sekolah raya, mengidentifikasi keahlian dan mengalokasikan relawan ke masing-masing jejaring.” Ini juga salah satunya ajang silaturokhim, sekolah raya tiga kota, Malang, Bekasi dan Jakarta, serta menyatukan misi kurikulum sekolah raya,” ujarnya.

H. Agustian menjelaskan, dengan menyatukan kurikulum sekolah raya di tiga kota Malang, Bekasi dan Jakarta yang diikuti 100 peserta Jambore relawan seperti Sanggar Belajar Kampung di Kota Batu, Malang, Sanggar Belajar Kasambon Malang, Sanggar Anak Kolong Jakarta, Flamboyan UNJ, UIN (Kalacitra dan Ranitra), SD Alam Anak Soleh Desa Setiasih, Tarumajaya, Padepokan Sima Maung Bekasi dan banyak lagi.merupakan sebagai tahapan” visioning” identifikasi keahlian relawan dan mendesain peta kebutuhan jejaring afiliasi Sekolah Raya.
“Tahun ini baru 3 kota , tapi tahun depan kami akan lakukan pertemuan dari Aceh sampai Papua,” katanya.

H. Agustian juga mengatakan, sekolah identik dengan gedung, sarana belajar dan kelulusan siswa semata. Tapi lain halnya dengan sekolah raya yang menggerakan jejaring afiliasi dari sekolah umum, taman pendidikan, sanggar belajar, taman baca, pondok pesantren maupun padepokan. Yang bersama relawan dengan menerapkan desain kurikulum pendidikan dengan media utama belajar dengan alam dan budaya.” Kami gunakan alam dan budaya sebagai media utama pembelajaran,” ucapnya. Read more

Via Arie Haryana – Jambore Relawan #SekolahRaya: Meretas desain pendidikan Indonesia

“Sekolah Raya membuat saya menghapus bayangan bahwa kata ‘sekolah’ identik dengan gedung, sarana belajar & kelulusan siswa semata. Sekolah Raya adalah mekanisme menggerakkan jejaring afiliasi, dari sekolah umum, taman pendidikan, sanggar belajar, taman baca, pondok pesantren maupun padepokan. Bersama-sama relawan didalamnya menerapkan desain kurikulum pendidikan dengan media utama belajar yang tidak lain adalah ALAM dan BUDAYA.”

Begitulah kira-kira kalimat Om Bisot yang sempat juga dituliskan pada artikelnya mengenai Jambore Relawan Sekolah Raya yang pada hari minggu kemarin sukses diselenggarakan.

Jambore Relawan – Saya hanya mengikuti Jambore Relawan hari terakhirnya saja, karena pada hari pertama pelaksanaan Jambore Relawan bentrok dengan Kegiatan Komunitas yang juga tidak bisa ditinggalkan karena saya salah satu yang harus bertanggung jawab di kegiatan tersebut. Tapi walaupun satu hari mengikuti Jambore Relawan yang diadakan di Desa Segara Jaya Bekasi ini, saya cukup paham dan mengerti arah ataupun maksud dari kegiatan ini. – Walaupun ada penyesalan dalam hati ketika melihat pemutaran video di hari pertama yang terlihat seperti gudang ilmu.

Setelah satu hari penuh mengikuti kegiatan Jambore Relawan, saya sadar akan satu hal. Saya tidak sendirian. Begitu banyak orang yang ber-pendidikan, lulusan SMA sampai bergelar Sarjana saling menebar inspirasi, membagi ilmu, menyumbangkan tenaga dan pikiran mereka di satu waktu dan tempat hanya untuk meluruskan dan mencoba bergerak maju terhadap sistem pendidikan di Indonesia yang nyatanya jauh dari kata Baik dan Bermutu.

Pada hari kedua, dimana saya mengikuti Jambore Relawan ini, materi yang saya dapatkan dari Cak Ipoel yaitu mengenai “Review”. Bagaimana otak kita dipaksa untuk membayangkan ataupun mempraktekkan kembali sikap, mental dan pola pikir kita selama ini dalam sebuah kasus. Dan setelah itu, kita diberi arahan dan suatu pandangan bahwasannya apa yang harus kita lakukan sebagai Relawan itu harusnya seperti ini, tentunya untuk membawa dan menuju pada Cita-cita luhur Indonesia, Kesejahteraan. Sungguh luar biasa brainstorming yang saya dapatkan kemarin.

Dan setelah acara Jambore Relawan itu selesai, Para Relawan yang telah mengikuti Jambore Relawan tersebut, diharapkan telah mamahami konsep dari Sekolah Raya ini, bahwasannya belajar dan mengajar tidak harus diruang beratap dan kurikulum dari Pemerintah, Karena Alam dan Budaya akan dengan senang hati bersedia jadi wadah untuk pergerakkan kita. Dan para Relawan harus segera mencari tau apa yang bisa dibagi baik ilmu ataupun pengalamannya untuk mulai mendesain kurikulum Sekolah Raya yang akan diterapkan pada lingkungannya masing-masing.

“Negeri yang harus kita bangun bukanlah Indonesia, kawan. Negeri yang harus kita bangun adalah lingkungan kita sendiri. Dan untuk itu, lo nggk harus nunggu kaya raya bergelimangan harta untuk membangunnya, lo cuma harus memulai dengan Aksi!!”

Semoga tahun depan Jambore Relawan ini diselenggarakan kembali. Support and let me in!
Salam pendidikan – Salam 5 Jari

You also can see this in http://kalengharapan.com/2014/09/jambore-relawan-sekolah-raya-meretas-desain-pendidikan-indonesia/

Read more