Jelajah Dapur Media Elektronik

 

 

Salah satu kegiatan field trip di tahun ajaran 2011/2013 adalah Jelajah Dapur Media Elektronik, siswa yang duduk di kelas III sampai kelas V diikutsertakan untuk melihat dari dekat tentang media elektronik dengan mengujungi  stasiun televisi SCTV dan Radio Mustang serta KIS FM.

 

 

 

 

 

Kegiatan ini bertujuan agar siswa tahu proses pembuatan hingga ditayangkan  serta  mengenal alat-alat elektronik yang dipergunakan media, selain itu siswa pun diajarkan bersimulasi menjadi presenter berita.

 

Siswa SD Buat KLJ untuk Pameran Foto Hitam Putih

Sebanyak tiga puluh siswa dari  Sekolah Alam Anak Soleh (SAAS) Tarumajaya, belajar membuat Kamera Lubang Jarum (KLJ) di acara ’Living In Harmony’ oleh Yayasan Drupati, belum lama ini.

Ketua Yayasan Drupati, Agustian menjelaskan, siswa tersebut tidak hanya belajar KLJ tapi menggunakan dan memamerkan hasil karyanya di Hotel JW Marriot Jakarta, Juli nanti.

’’Acara ini bertujuan untuk, mengembangkan tingkat kreativitas yang dimiliki oleh para siswa/i selain itu juga untuk mengenang (nostalgia) kamera pada zaman dahulu dan memperkenalkan  siswa sebagai dasar fotografer,” kata Agustian kepada Radar Bekasi.

Katanya, pembelajaran tersebut juga menjadi program kurikulum sekolah tersebut. KLJ nanti akan digunakan untuk beberapa tugas yang berkaitan dengan kegiatan orangtua, lingkungan dan lain sebagainya.

Sementara itu Andi, salah satu tim pengajar menjelaskan tentang KLJ. Katanya, KLJ unik dan mudah digunakan serta murah. Hanya menggunakan kaleng dan dibantu cahaya matahari maka akan menghasilkan sebuah gambar.

Beberapa peralatan yang digunakan untuk membuat KLJ diantaranya, kaleng bekas, paralon, lakban, alat potong (guting), alumunium tipis, jarum jahit, paku dan cat semprot berwarna hitam. ’’Untuk dapat menghasilkan gambar didukung melalui cahaya matahari, dari lubang dimensi kaleng tersebut,” ujarnya kepadaRadar Bekasi.

Dimensi lubang memiliki ukuran 9.80 cm x 6.70 cm (silinder), media rekam dengan kertas foto ukuran 8.9 x 14 cm (3 R), jumlah lubang jarum 1 buah sertafocal length berukuran 67 mm.

Andi menambahkan, susah-susah gampang mengajarkan siswa Sekolah Alam Anak Soleh namun, antusiasme dan keseriusan siswa dalam mempelajari KLJ patut diacungi jempol. ’’Sangat semangat dan serius, mudah-mudahan kreativitas mereka dapat berkembang terus dan bisa sukses di pameran Juli nanti,” tandasnya.(cr46)

(Sumber Radar Bekasi / 10 April 2012)

Sensasi Belajar Fotografi dari Kamera Lubang Jarum

Puluhan anak-anak duafa dari Sekolah Alam Anak Soleh Taruma Jaya, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (14/4), sibuk belajar membuat kamera lubang jarum. Mereka mengeluti dunia fotografi dengan alat sederhana.

Langkah-langkah membuat kamera lubang jarum satu per satu diajarkan oleh pengajar dari Komunitas Mahasiswa Fotografi Kalacitra Universitas Islam Negeri Jakarta. Dengan serius anak-anak ini menyimak dan belajar membuat kamera lubang jarum dari bahan-bahan yang disediakan.

Selain belajar cara membuat kamera, anak-anak tak mampu ini juga praktik teknik mengambil foto dan mencetak hasilnya. Semuanya dipelajari secara gratis. Mereka pun antusias mengikutinya.

“Asyik belajar fotonya meski baru satu kali,” ujar murid Anisa sambil tersipu malu.

“Dengan kamera lubang jarum ini membuktikan bahwa belajar fotogradi bisa menggunakan kamera sederhana yang dinamakan kamera lubang jarum,” ujar Subky, anggota Kalacitra.

Rencananya, hasil foto kreasi mereka bisa dilihat di pameran Hari Anak Nasional pada Juli mendatang.(ADI/ANS)

 

(Sumber Liputan 6 SCTV/ 14 April 2012)